06 Jan 2018 yang lalu

Setiap orang pasti pernah merasakan perubahan suasana hati atau mood. Ada kalanya, kita menjadi bad mood karena kejadian yang tak mengenakkan. Sebaliknya, ada juga momen ketika kita menjadi sangat bersemangat.

Masalahnya, bad mood yang terjadi terus-menerus merupakan indikasi dari stres atau depresi. Hal itu tentu bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Berikut ini empat penyakit yang mengintai orang yang sering bad mood, menurut laman everydayhealth.com.

1. Peradangan

HXAeAac1SWTqaP3wuwbcmw.1280~swollen-leg

Sumber: aktuality.sk

Sebuah penelitian menunjukkan orang yang mengalami stres atau depresi kronis lebih rentan terhadap peradangan sistemik di tubuh. Kabar buruknya, kondisi itu juga berdampak pada otak. Kaitan antara depresi dan peradangan adalah keduanya menjadi respons tubuh terhadap infeksi.

2. Diabetes

1444396482835

Sumber: diaverge.com

Bad mood yang sudah mengarah ke depresi dapat menyebabkan perubahan psikobiologis yang memicu fluktuasi kadar gula darah. Bagi orang yang tidak menderita diabetes, stres akan memicu kenaikan gula darah untuk sementara. Biasanya, tubuh bisa beradaptasi dengan kondisi itu. Namun, berbeda dengan penderita diabetes, yang kadar gula darahnya akan tetap tinggi saat stres.

3. Mengganggu kinerja otak

man-memory-loss-720x480

Sumber: upshox.com

Mood negatif yang kamu rasakan akan berdampak pada hippocampus, area otak untuk menyimpan ingatan. Tekanan itu bahkan bisa membuat hippocampus menyusut sehingga kamu jadi sulit mengingat sesuatu. Ditambah, kerusakan itu dapat membuat kamu sulit menciptakan kenangan baru.

4. Obesitas

obesity-is-a-disease

Sumber: medicalnewstoday.com

Saat merasa bad mood, tubuh akan melepas kortisol (hormon yang dilepaskan saat stres). Sebuah penelitian menemukan hormon tersebut bisa mendorong seseorang lebih suka mengonsumsi makanan manis dan berlemak. Bila tidak ditangani dengan baik, kamu akan lebih mudah mengalami kegemukan atau obesitas.

5. Penyakit jantung

cardiovasular-disease

Sumber: healthfacts.ng

Terlalu sering bad mood juga bisa berdampak pada kesehatan jantung. Sebab, saat stres, tubuhmu akan dibanjiri adrenalin. Hal itu dapat meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah. Pada kasus stres yang ekstrem, kamu bahkan bisa mengalami kondisi broken heart syndrome, di mana kamu akan merasakan sensasi seperti serangan jantung.

Banner: huffingtonpost.com.au

Install Aplikasi BaBe

Cepat, ringan, dan hemat kuota!

UNDUH

Kontributor: Dimas Andhika Pramayuga

Artikel ini ditulis oleh kontributor. Segala proses penulisan diluar dari campur tangan BABE.

BABE menyediakan wadah bagi anak bangsa yang tertarik untuk memuat karya tulisnya di sini.

Info: nulis.babe.news

Home
Kategori
Sosial
Ekstra
Ente tau gak?