06 Jan 2018 yang lalu

Munculnya benjolan di ketiak pasti membuat panik dan memunculkan pikiran yang macam-macam. Benjolan itu bisa dipicu beberapa kondisi dan tak selamanya berbahaya. Namun, jangan pula menyepelekan kondisi tersebut karena bisa jadi itu tanda penyakit serius. Berikut ini beberapa penyebab munculnya benjolan di ketiak, menurut laman healthline.com.

1. Akibat cukuran

Woman-Shaving-Underarm-e1464258379523-1

Sumber: womenyoushouldknow.net

Kaum wanita biasanya akan mencukur habis rambut ketiak untuk mencegah bau badan dan meningkatkan rasa percaya diri saat mengenakan pakaian tanpa lengan. Namun hal itu bisa memicu rambut tumbuh ke dalam. Akibatnya, kamu mungkin akan menemukan benjolan di ketiak. Sebab, rambut yang tumbuh ke dalam dapat memicu infeksi bakteri, yang menyebabkan pembengkakan.

2. Pembengkakan kelenjar getah bening

Armpit-iStock-500875670

Sumber: healthcentral.com

Saat tubuh memerangi suatu virus atau infeksi tertentu, biasanya akan membawa efek pada kelenjar getah bening. Kelenjar yang tersebar di beberapa bagian tubuh, termasuk ketiak, itu cenderung membengkak saat tubuh terinfeksi virus, bakteri, ataupun jamur. Bila infeksi itu hilang, kelenjar tersebut akan kempes sendiri.

3. Kanker payudara

BreastCancer

Sumber: womenslifestyle.com

Benjolan di ketiak mungkin juga mengindikasikan kondisi kesehatan yang serius. Kabar buruknya, hal itu ternyata bisa menjadi tanda kanker payudara. Jika benjolan itu tak kunjung hilang dalam hitungan bulan dan disertai rasa nyeri di sekitar payudara, kamu harus segera ke dokter.

4. Alergi obat tertentu

051717_testingdrugs_THUMB_LARGE

Sumber: healthline.com

Kondisi ini juga bisa dipicu reaksi alergi terhadap obat tertentu. Biasanya, vaksin cacar, tifoid, dan rubella, serta reaksi terhadap penisilin dan yodium dapat memicu timbulnya benjolan di ketiak. Karena itu, sangat penting memberi tahu dokter jika kamu memiliki alergi pada obat tertentu sebelum menerima vaksin.

5. Lipoma

Lipoma-SAG

Sumber: scientificanimations.com

Lipoma adalah jaringan lemak yang tumbuh secara perlahan di bawah kulit. Kondisi ini bisa menyerang siapa pun dari segala umur. Kabar baiknya, lipoma tidak bersifat kanker dan jarang berbahaya. Selain tumbuh di ketiak, lipoma sering ditemukan di leher, punggung, dan bahu.

Banner: topontiki.gr

Install Aplikasi BaBe

Cepat, ringan, dan hemat kuota!

UNDUH

Kontributor: Dimas Andhika Pramayuga

Artikel ini ditulis oleh kontributor. Segala proses penulisan diluar dari campur tangan BABE.

BABE menyediakan wadah bagi anak bangsa yang tertarik untuk memuat karya tulisnya di sini.

Info: nulis.babe.news

Home
Kategori
Sosial
Ekstra
Ente tau gak?